Thursday, 23 February 2012

model pembelajaran RME (realistic mathematics education)

Posted by LORA LORINDA at 9:24 p.m.
          Model pembelajaran ini banyak dipengaruhi oleh pemikiran freudenthal tentang matematika. menurut freudenthal (1991), "mathematics must be connected to reality and mathematics as human activity. RME merupakan model pembelajaran matematika disekolah yang bertitik tolak dari hal-hal yang real bagi kehidupan siswa. siswa harus diberi kesempatan untuk belajar melakukan aktivitas pada semua topik pelajaran matematika. dengan demikian, RME menekankan pada keterampilan process of soing mathematics, berdiskusi, berkolaborasi, berargumentasi, dan mencari simpulan dengan teman sekelas. denga cara ini diharapkan peserta didik dapat menemukan sendiri bentuk penyelesaian suatu soal/masalah yang diberikan kepada mereka. jadi model pembelajaran RME dapat dipandang sebagai model pembelajaran yang dilaksanakan agar kompetensi dasar dapat dicapai dengan cepat melalui proses belajar mandiri dan informal.

Karakteristik MRE:
  1. Penggunaan konteks real sebagai titk tolak belajar matematika
  2. Penggunaan model yang menekankan penyelesaian secara informal sebelum menggunakan cara formal atau menggunakan rumus
  3. Adanya upaya pengaitan sesama topik dalam pelajaran matematika
  4. Penggunaan metode interaktif dalam belajar matematika
  5. Adanya upaya untuk menghargai keberagaman jawaban peserta didik dan kontribusi peserta didik
Implementasi RME di sekolah:
  1. Guru menyiapkan 1 atau 2 soal realistik (ada kaitannya dengan kehidupan seehari-hari) yang akan dikerjakan para peserta didik secara informal atau coba-coba (karena langkah penyelesaian formal untuk menyelesaikan soal tersebut belum diberikan)
  2. Guru mengumpulakn hasil pekerjaan peserta didik
  3. Guru memeriksa hasil pekerjaan peserta didik dengan berprinsip pada penghargaan terhadap keberagaman jawaban peserta didik dan kontribusi peserta didik
  4. Guru menyuruh beberapa peserta didik untuk menjelaskan temuannya di depan kelas
  5. Dengan tanya jawab, guru dapat mungkin perlu mengulang jawaban siswa (tidak harus, terutama jika ada pembiasaan konsep)
  6. Setelah itu, guru baru menunjukkan langkah formal yang diperlukan untuk menyelesaikan soal tersebut. bisa didahului dengan penjelasan tentang materi pendukungnya

sumber: Suyitno, Amin. 2004. dasar-dasar dan proses pembelajaran matematika I. universitas negeri semarang

0 comments:

Post a Comment

 

MY SELF, ME, AND I Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting